Tutorial dan Cara Memasang dan Embed Status Twitter (Tweet). Kicauanmu Tampil dalam Website!

Pernah nggak kamu nemu tweet yang menarik, lucu, berguna, atau bahkan sesuai dengan konten marketing milikmu dan membuat bergumam:
Wah, ini quote aku banget! Jadi pengen naruh di blog deh.
 Beberapa orang yang saya lihat, mereka melakukan screenshot pada tweet tersebut dan melakukan upload pada blog atau website mereka. Namun cara itu memiliki beberapa kekurangan. Ya, kekurangannya adalah:

Sulit dilacak sumbernya

Pembaca akan kesulitan mencari sumber tweet tersebut. Harus buka new tab lalu ketik username pemilik tweet (itupun kalau beruntung tidak kena crop). Setelah menemukan orangnya, ternyata tweet tersebut sudah tenggelam ditelan tweet-tweet yang lain. susah sekali bukan?

Pecah resolusinya

Namanya juga citra digital, kalau diperbesar terus menerus tentu akan pecah. Apalagi jika uploadernya mengupload dengan resolusi rendah. Menyulitkan kita untuk membacanya.

Tidak fleksibel

Tentu saja tulisan yang berbentuk gambar tersebut tidak bisa kita copy. Yang ada nanti diakses orang lewat HP, lalu disimpan dalam bentuk screenshot. Akhirnya semakin hancur tulisan tersebut.

Maka dari itu kita perlu memasang tweet nya secara langsung dalam bentuk embeded. Memang ada kelemahan dari metode ini. ketika tweet tersebut dihapus, maka tulisan di web kita juga ikut hilang. Untuk melakukan embed tweet ini cukup mudah kok.

Akhir-akhir ini ramai sekali berita update tentang Virus Corona, dan misalnya kita ingin memasang (embed) salah satu update berita tersebut.
Embed Tweet

Maka tinggal kita klik titik tiga, atau tanda berbentuk seperti huruf V

Setelah itu, kita tinggal copy code  yang ada dan pastekan di HTML blog kita. Oh iya, kita juga bisa mengkustom tweet tersebut sebelum kita salin kodenya. seperti bahasa Twitter dan gaya dari tampilan Twitter.
Tweet by Donaturia

Hasilnya seperti ini:

Sedangkan kalau menggunakan mode gelap:

Mudah kan? Selamat mencoba! Memasang dan embed status Twitter!